1. Berani menghadapi tantangan: mak nyerai ki mak karai, mak nyedor ki mak bador.
2. Teguh pendirian: ratong banjir mak kisir, ratong barak mak kirak.
3. Tekun dalam meraih cita-cita: asal mak lesa tilah ya pegai, asal mak jera tilah ya kelai.
4. Memahami anggota masyarakat yang kehendaknya tidak sama: pak huma pak sapu, pak jelma pak semapu, sepuluh pandai sebelas ngulih-ulih, sepuluh tawai sebelas milih-pilih.
5. Hasil yang kita peroleh tergantung usaha yang kita lakukan: wat andah wat padah, repa ulah riya ulih.
6. Mengutamakan persatuan dan kekompakan: dang langkang dang nyapang, mari pekon mak ranggang, dang pungah dang lucah, mari pekon mak belah.
7. Arif dan bijaksana dalam memecahkan masalah: way ni dang robok, iwa ni dapok.

9 Responses to “Tujuh Pedoman Hidup Orang Lampung”

  1. Amrozi Says:

    Di lampung banyak gajah gak OM

  2. Nanang Says:

    @to: Amrozi
    Banyak gajahnya bos, wah namanya kok kayak nama teroris😀

  3. Jarno Bin Maridi Says:

    hi mas apa kabar anda di sana boleh tanya mas orang mana kampung nya

    1. pojoklampung Says:

      Kampung nya, Bandar Lampung, Tanjung Karang pak…

  4. anton Says:

    Yg banyak kelihatan dan terdengar adalah org lampung pemalas, tdk mau kerja keras. Maka kelihatan bedanya antara warga pendatang dan warga asli. Apa mereka tdk memahami pedoman hidupnya?

  5. ika yuli Says:

    lampung,,,,
    gimana ya,,,
    ya,,
    way lalaan di kota agung kan,,,,
    jauh2 sejarah

  6. panca maria tini Says:

    pada dasarnya banyak jg anggapan mengenai orang lampung ada jg y bener tp ad jg y lebaykangen jg mau mudik ke lampung biar ud jd warga jakarta bo….

  7. syarifudin Says:

    Orang tua saya asli jawa tinggal di lampung di kotanapal,saya bayak mendengar cerita terkait diskriminasi,pemalakan dan ketidadilan yag dilakuan penduduk lokal terhadap pendatang,dan tetunya membuat saya semakin prihatin,adik aya pernah di rampas HP nya oleh penduduk lokal lampung,bapak saya setiap musim panen selalu didatangi oknum dari berbagai latar belakang( warga lokal,polisi lokal,wartwan lokal) dll yg intinnya minta bagi hasil,dengan berbagai ancaman)bapak saya pernah dipalak 4 juta oleh lurah lokal yang tidak bijak dalam menyikapi konflik internal di sebuah instansi,lebaran ini saya dapat sms dari adek saya akan bahwa ada potensi konflik karena ada orang jawa yang meninggal karena dipalak oleh penduduk lokal,di area trasmigran hawa diskriminatif semaki terasa dengan sikap2 kurang etis yang di lakukan penduduk lokal terhadap warga pendatang…coba kita tengok orang jawa telah banyak memberikan sumbangsih dalam memajukan kota lampung,seharusnya ada usaha yang lebih kooperatif untuk bahu membahu membangun lampung atara warga lokal dengan pendatang.

  8. wayan Says:

    wah gmana ya…klo mau maju orang lampung asli,rubhlah pola pikir..kenyataan disana mrka tdk trlalu welcome dgn pndatng,trutama daerah2 pdalaman,smena-mena sdikit2 main tujah..dmana2 daerh yg maju itu apbla khdupn ekonominya brjln dgn baik..pdagang2 dri luar pun enggan msuk prkmpungn lampung asli,krna sifat mrka yg bgtu…gtau faktor ap mrka sllu bgtu..maaf ini bkn menjelekan,tp yg sy lht bgtu..gk dkmpung sndiri gk drantau..

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

  • RSS Info Kerja Freelance