Petani karet yang lelah, sehabis mengerjakan tugas nya di kebun karet, demi menghidupi keluarganya, dia terpaksa harus mencari tambahan biaya untuk kebutuhan sehari harinya dengan ngarit atau mencari rumput yang ada di sekitar kebunya untuk pakan kambing.

Kehidupan petani karet di lampung saat ini masih banyak yang hidup di bawah garis, apalagi ditengah merosotnya harga komoditi yang saat ini masih sangat rendah dan belum pasti kapan hal ini akan berakhir…

Petani oh petani.. tabahkan hatimu, suatu saat kau akan merasakan sesuatu yang indah dalam hidupmu….

Berjuanglah…

3 Responses to “Petani Karet Lampung”

  1. Nopri Says:

    saya sedang membangun jaringan petani karet di TulangBawang, Mesuji & Way Kanan untuk meningkatkan produktifitas & kwalitas karet olahan petani agar dapat diterima oleh industri (berstandard SNI untuk di eksport)

    saya butuh info untuk dapat mengakses langsung kepada petani-petani karet diseluruh kabupaten-kabupaten produsen karet.

    terima kasih,
    Nopri
    0812.863.2315
    nopri@royal.net


  2. saya punya produk perangsang getah karet (new product) yang dijamin kualitasnya.saya butuh seorang agen pemasaran yang akan menjadi mediator ke petani karet.

    Terima kasih,
    Bayu
    0821.1606.1977

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

  • RSS Info Kerja Freelance