Walikota Bandar Lampung, Herman, HN., Hari Senin tanggal 26 September 2011 meresmikan beroperasinya Bus Trans Bandar Lampung, di halaman Kantor Pemerintah Kota Bandar Lampung.

Dalam acara peresmian tersebut juga ikut hadir Kepala Cabang Jasa Raharja Lampung, Ismail, yang didampingi oleh Kabag Teknik, Baimarzah Yunido Bhakti. Dapat dimaklumi bahwa antara Kepala Cabang Jasa Raharja Lampung dengan Bapak Walikota memang sudah terjalin hubungan yang sangat baik, apalagi sebelum menjabat sebagai Walikota beliau adalah Kepala Dinas Pendapatan Provinsi Lampung yang memang merupakan mitra kerja Jasa Raharja.

Dengan mulai dioperasikannya Bus Trans Bandar Lampung yang melayani untuk semua Trayek / jurusan dalam Kota Bandar Lampung, diharapkan kondisi perlalulintasan Kota Bandar Lampung akan semakin tertib, aman dan nyaman. Walaupun Bus Trans Bandar Lampung sudah resmi dioperasikan, namun mobil Angkutan Kota (Angkot) yang izin trayeknya masih berlaku juga masih diberikan izin untuk beroperasi. Dengan demikian tidak ada pihak-pihak yang dirugikan.

Untuk tahap pertama memang baru ada 60 (enam puluh) buah Bus yang siap dioperasikan dan penambahannya tentunya dilakukan secara bertahap sambil mengimbangi mobil Angkot yang izin trayeknya habis. Kebijakan Pemerintah Kota Bandar Lampung memang untuk jenias Angkot sudah tidak ada lagi penambahan baru, dan diprediksi pada tahun 2015 semua angkutan dalam kota sudah menggunakan Bus. Semua mobil Bus Trans Bandar Lampung dilengkapi dengan AC, sehingga para penumpangnya akan merasa nyaman sampai tujuan. *(Humas JR Lampung/Akhyaruddin)*.

 

 

 


Pengoperasian bus rapid transit (BRT) atau Trans Bandarlampung membutuhkan 2.053 pegawai untuk juru mudi/pramudi, kondektur dan penjaga tiket angkutan massal tersebut.

“Angkutan massal yang diharapkan dapat mengantisipasi terjadinya kemacetan di kota ini dapat menjadi salah satu solusi tepat manfaat sekaligus mengurangi pengangguran,” kata Direktur PT Trans Bandarlampung, Tony Eka Chandra, di Bandarlampung, Selasa 15 November 2011.

Menurutnya, pengoperasian BRT yang mulai kemarin (14/11) diujicobakan selama empat hari secara gratis atau bebas biaya tersebut diharapkan dapat diterima dengan baik oleh masyarakat setempat.

“Kami masih membutuhkan sebanyak 2.053 orang pegawai guna terlaksananya pengoperasian BRT tersebut di kota ini,” ujar anggota DPRD Provinsi Lampung itu.

Ketua Organisasi Pengusaha Angkutan Daerah (Organda) Bandarlampung ini mengatakan bila ada masyarakat yang berminat untuk menjadi tenaga untuk menjadi pramudi, kondektur dan petugas tiket BRT, dapat mendaftar ke Dinas Perhubungan setempat.

“Dalam perekrutan ini, pihaknya bekerjasama dengan Dishub dan Polresta Bandarlampung untuk menguji calon pramudi. Bagi masyarakat yang berminat, silahkan mendaftar ke Dishub,” ujarnya menegaskan.

Tony juga menambahkan dalam perekrutan untuk pramudi itu, diutamakan untuk para supir angkutan kota (angkot).

“Kami mengutamakan supir angkot yang mendaftar, tapi tidak menutup kemungkinan untuk yang lain karena supir angkot di Bandarlampung ini jumlahnya kurang dari seribu orang,” kata dia menerangkan.

Selama uji coba, ia melanjutkan, masyarakat dapat menaiki BRT secara gratis selama empat hari sejak Senin (14/11).

Sebelumnya, Wali Kota Bandarlampung Herman HN mengatakan uji coba secara gratis bagi BRT untuk masyarakat selama empat hari ini bukan untuk menghancurkan mikrolet, namun untuk kepentingan masyarakat umum.

“Jadi, jangan khawatir bagi para pengusaha angkutan kota, ke depan jalur angkot tersebut akan disesuaikan agar dapat lebih bermanfaat bagi masyarakat,” ujarnya.

Sementara itu, salah satu warga Kelurahan Durian Payung, Nurasiyah mengatakan sangat senang dengan adanya BRT ini.

“Saya senang dengan adanya BRT ini. Tarif yang ditawarkan pun terjangkau dan suasananya nyaman,” katanya.

Ia menambahkan, kalau tidak gratis saya juga akan mencobanya karena bus angkutan ini dirasakan cukup nyaman bagi masyarakat. (antara)


Monumen Duren LampungDurian adalah nama tumbuhan tropik yang berasal dari Asia Tenggara, sekaligus nama buahnya yang bisa dimakan. Nama ini diambil dari ciri khas kulit buahnya yang keras dan berlekuk-lekuk tajam sehingga menyerupai duri. Varian namanya yang juga populer adalah duren. Orang Sunda menyebutnya kadu. Nah, kalau orang jawa yang lahir dan tinggal di lampung nyebutnya tetep duren, kalau orang lampung asli menyebutnya durien lemak nian dengan dengan logat khas dialek api atau nyow. Tumbuhan dengan nama ini bukanlah spesies tunggal tetapi sekelompok tumbuhan dari marga (genus) Durio. Nama ilmiah durian komersial adalah Durio zibethinus. Jenis-jenis durian lain yang dapat dimakan dan kadangkala ditemukan di pasaran setempat di Asia Tenggara meliputi D. kutejensis (lai), D. oxleyanus, D. graveolens (durian kura-kura atau kekura), serta D. dulcis (lahong). Warna buahnya berbeda-beda dari hijau kekuning-kuningan, dan mempunyai bentuk dari bujur hingga bundar. Kulit buahnya bersabut dan permukaannya dipenuhi sudut-sudut tajam (“duri”). Buah mengeluarkan bau yang kuat dan khas. Bagian buah yang dapat dimakan adalah salut biji yang berwarna kekuningan, yang melindungi bijinya. Banyak orang menganggap buah durian sebagai buah yang enak.

 

Masyarakat sering menyebutnya “raja buah-buahan”. Akan tetapi sebagian orang tidak tahan akan baunya dan menganggapnya berbau busuk. Richard Sterling (dalamThe Travelling Curmudgoen) mengatakan: “baunya mirip sekali dengan kotoran babi, terpentin dan bawang, dan dihiasi dengan kaos kaki kotor dari lapangan olah raga. Baunya tercium dari jauh.” Ada juga yang menggambarkan bau durian seperti bau yang keluar dari truk sampah. Setiap orang mempunyai caranya sendiri dalam memilih buah durian terbaik. Masing-masing orang percaya bahwa cara pemilihannya dapat menghasilkan buah terbaik. Durian adalah buah musiman yang dulunya dipanen sekali setahun. Sekarang panen durian dapat dilakukan hingga dua kali setahun. Hal ini meningkatkan persaingan di antara para penjual eceran. Memilih buah yang tepat amat penting apabila penjual menjual buah sebagaimana adanya, tanpa boleh dibuka. Sekarang penjual umumnya mau membuka buah untuk membuktikan isinya. Dengan cara ini, keahlian dalam memilih pun menjadi kurang penting. Orang dapat memilih durian dengan mudah di kebun. Buah dari pohon yang sama umumnya mempunyai ciri-ciri yang serupa. Lazimnya buah di kebun dibiarkan masak dan jatuh dari pohonnya (“jatuhan”). Pemilihan buah di luar kebun lebih rumit. Berikut ini adalah sebagian dari pedoman seleksi yang dapat digunakan: * Kesegaran buah dapat ditentukan dari tangkainya. Apabila buah telah jatuh dari pohon, tangkainya akan mulai mengering. Penjual yang tidak jujur akan mencoba untuk membalut atau mengecat tangkai untuk menghalangi pembeli mengenali kesegarannya. Penjual yang kurang pintar mungkin malah akan membuang tangkai durian. * Kebanyakan peminat menggemari buah durian yang kering dan matang. Sebuah cara mudah untuk mengetahui apakah isi durian itu kering tanpa membuka buah adalah dengan menggoncangkan buah dan merasakan getaran kecil. Isi durian yang lembap melekat pada kulit buah. Isi durian yang kering cenderung untuk berpisah dari dinding buah. Orang mestilah berhati-hati agar tidak tergores oleh duri buah durian ketika melakukan ini. * Durian mungkin diserang oleh ulat perusak yang bertelur di dalam buah yang berkembang menjadi larva. Ketika membeli buah durian pembeli harus menghindari buah yang berlubang pada kulitnyanya karena sering kali ini merupakan tanda adanya “ulat” di dalam buah. Bagi temen – temen yang mau maen ke lampung nih saatnya menikmani perjalanan sambil merasakan durian lampung, tempoyak khas lampung. (wisatalampung.blogspot.com)


Jalan pangeran antasari bandar lampung mengalami kemacetan yang sangat panjang, di karenakan ada pembangunan jembatan yang memotong dua ruas jalur jalan tersebut.

Dibongkarnya jembatan tersebut di karenakan sering terjadi nya banjir di daerah sekitar Villa citra dan daerah sekitar kelurahan tanjung baru. Gorong gorong jembatan yang terlalu kecil menyebabkan tidak mampu menahan debit air yang terlalu besar, mengakibatkan air meluap ke jalan dan ke perumahan Villa Citra bandar Lampung tersebut.

Kemarin Tanggal 20 April 2011 saat di mulainya pembongkaran jembatan tersebut terjadi kemacetan yang sangat panjang.


Pelayanan penyebrangan Bakauheni Merak yang di kelola ASDP Lampung dinilai sangat tidak profesional dan terkesan lambat, ini banyak di keluhkan oleh para penumpang FERRY yang sering mengunakan jasa penyebrangan laut tersebut.

Di keluhkan juga oleh para sopir truk muatan barang yang sampai berhari hari menunggu untuk dapat segera naik ke kapal penyebrangan.

 

 

 

 


Universitas Lampung (Unila) menetapkan kawasan perguruan tinggi itu sebagai daerah bebas asap rokok.

“Untuk menuju kampus yang sehat dan bebas dari asap rokok, Unila mulai menerapkan kebijakan sebagai perguruan tinggi negeri yang bebas dari asap rokok,” kata Rektor Unila, Prof Sugeng P Harianto, di Bandar Lampung, Kamis (23-12).

Dia menyebutkan kebijakan itu belum berlaku efektif karena di kawasan PT itu masih terdapat mahasiswa yang merokok, begitu pula masih banyak kantin-kantin di Unila yang menjual rokok secara bebas.

Ia menyebutkan penetapan Unila bebas asap rokok juga diinformasikan melalui spanduk, seperti di kawasan Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP), Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) dan Gedung Rektorat dan Gedung A Fakultas Teknik (FT) Unila.

Ia berharap, dengan adanya spanduk itu, dapat memperkecil jumlah perokok aktif di Unila.

“Diharapkan Unila akan segera bersih dari asap rokok, walaupun masalah itu tidak bisa cepat selesai,” katanya.

Sejumlah mahasiswa mengatakan spanduk itu tidak akan efektif jika ada tindakan tegas terhadap perokok di lingkungan kampus.

“Rektorat belum sepenuhnya konsisten, terbukti dengan masih adanya iklan rokok yang terpampang di beberapa papan pengumuman di Unila,” kata salah satu mahasiswa FK Unila yang enggan disebutkan namanya.

Asap rokok mengandung bahan kimia beracun yang dapat menyebabkan kanker.

Sementara itu, Rumah Sakit Imanuel Bandar Lampung telah lebih dulu menerapkan kawasan rumah sakit itu sebagai area bebas asap rokok.

Berkaitan itu, semua pengunjung rumah sakit swasta itu dan karyawannya, dilarang merokok di area rumah sakit tersebut.ANT/L-1


Pantai Mutun & Pulau TangkilPantai merupakan salah satu tujuan pariwisata di Propinsi Lampung selain objek wisata Way Kambas yang cukup kondang dengan penangkaran gajahnya. Biasanya kalau kita ingin mengunjungi wisata pantai di Lampung, selalu direkomendasikan untuk mengunjungi pantai Kalianda dan Pasir Putih. Kedua objek wisata pantai tersebut memang sudah cukup terkenal dan selalu menjadi target utama yang akan dikunjungi wisatawan saat berkunjung ke Lampung. Namun sebenarnya Lampung memiliki banyak potensi wisata yang tidak kalah menariknya dibandingkan dengan pantai Kalianda dan Pasir Putih. Jika kita menyusuri jalur yang menuju ke Padang Cermin atau tempat latihan angkatan laut, maka selama perjalanan tersebut kita bisa menemui beberapa pantai yang layak dikunjungi, salah satunya Pantai Mutun. Pantai ini letaknya kurang lebih 25 km arah barat daya dari kota Bandar Lampung. Kondisi jalan menuju lokasi, masih berupa aspal mulus dan sepanjang perjalanan tersaji pemandangan yang cukup indah untuk dinikmati. Letak pantai ini sendiri berada di sebelah kiri dari jalan utama, sebuah papan penunjuk objek wisata bertuliskan “Pantai Mutun 1km” yang dibuat ala kadarnya dari sebuah papan triplek, merupakan satu-satunya penunjuk jalan menuju lokasi pantai.

Mungkin karena belum terlalu dipublikasi maka jalan masuk ke pantai ini belumlah bagus. Jalan yang ada  terbuat dari tanah dengan batu-batuan kasar yang tidak menutup kemungkinan saat terjadi hujan akan menyajikan kubangan-kubangan air disana sini. Untungnya, jalan rusak ini tidak terlalu jauh yakni hanya kira-kira sekitar 1 km dari jalan utama. Untuk masuk ke Pantai Mutun dikenakan biaya sebesar Rp. 2500,- per orang dan Rp. 5000,- untuk mobil, yang boleh dibilang masih cukup murah sebagai uang tiket tempat wisata.

Hamparan pantai berpasri putih dengan laut biru berombak tenang tampak mendominasi objek wisata ini. Suatu kombinasi warna yang jarang bahakan sulit ditemui dipantai-pantai pulau jawa terlebih di jakarta. Di pantai ini, oleh penduduk setempat juga disediakan tempat-tempat yang bisa disewa untuk istirahat, tetapi bagi yang berniat untuk berenang atau mandi dilaut, penulis menyarankan untuk menyeberang ke pulau kecil yang ada diseberang pantai, pulau tersebut bernama Pulau Tangkil. Untuk menyeberang ke pulau tersebut banyak tersedia perahu-perahu yang siap mengantarkan kita, cukup dengan uang Rp. 2000,- kita akan diantarkan pulang pergi kepulau tersebut. Jangan lupa untuk membikin janji dengan yang punya perahu kapan kita ingin dijemput.

Selain Pantai Mutun, ada juga Pantai Kelara (Kelapa Rapat) letaknya kurang lebih 10 Km dari Mutun, saat ini air di pantai ini  jernih dan karena dilokasi ini banyak pohon kelapa maka cukup nyaman digunakan sebagai tempat beristirahat. (navigasi.net)

  • RSS Info Kerja Freelance

  • Follow

    Get every new post delivered to your Inbox.